dua pembajak truk saat digiring menuju tahanan Mapolda Jatim/RMOLJatim

rmoljatim Polisi menembak kaki dua pembajak truk ekspedisi antar Provinsi. SS dan BN ditembak tim Jogoboyo Jatanras Subdit III Unit I Polda Jatim setelah membajak truk muatan besi cor seberat 50 ton yang rencananya dikirim oleh PT Huaxing Industri Bogor dengan tujuan Krian, Sidoarjo.

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Oki Ahadian Purnomo mengatakan, SS dan BN merupakan spesialis bajak muatan dan termasuk jaringan lama yang telah diincar petugas. Mereka mengincar kendaraan ekspedisi dengan menyamar sebagai supir. 

“Yang bersangkutan ini adalah jaringan lama spesialis supir truk. Untuk melancarkan aksinya, para pelaku bekerjasama dengan teman-temannya yang masih DPO gelapkan muatan,” kata Oki dikutip Kantor Berita RMOLJatim pada  awak media di Mapolda Jatim, (14/2).

Tindakan tegas dan terukur itu, masih kata Oki, dilakukan karena kedua pelaku berusaha kabur dan melakukan perlawanan.

“Ketika mereka sudah diamankan, dan ketika kita melakukan pengembangan, di tengah perjalanan mereka melakukan perlawanan. Maka kami lumpuhkan dengan tembakan terukur ke kaki,” ungkapnya.

Dijelaskan Oki, kasus pembajakan truk ini bermula dari laporan pihak pemesan yang melaporkan pesanan besi cor senilai Rp 760 juta itu tak kunjung sampai.

“Setelah di lidik, kami temukan keberadaan truk itu di Malang,” jelasnya.

Saat ini, Polisi masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam sindikat pembajakan truk. Hal itu dilakukan setelah adanya pengakuan SS dan BN saat diinterogasi.

“Kita sudah ketahui identitasnya (anggota sindikat lain). Kita akan lakukan pengejaran,” pungkas Oki.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.