Petugas keamanan PN Surabaya saat mengukur suhu badan terdakwa Maulana/RMOLJatim

rmoljatim Sempat terjadi debat kusir antara petugas keamanan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak Duta Amelia saat akan menyidangkan kasus pencurian.

Debat kusir ini terjadi lantaran terdakwa pencurian yang bernama Maulana ini bersuhu badan tinggi, yakni 37,5.

“Saat turun dari mobil tahanan suhu badan terdakwa sudah tinggi dan dia sudah dipisahkan dari tahanan lainnya,”kata Arif, petugas keamanan dari Polsek Sawahan saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJatim di ruang sidang Kartika 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (23/3).

Menurut Arif, Ia dan petugas keamanan internal PN Surabaya lainnya merasa kebobolan dengan dibawanya terdakwa ke ruang sidang. Untuk menyakinkan JPU Duta Amelia, petugas keamanan lainnya kembali mengukur suhu badan terdakwa Maulana dan hasilnya alat ukur suhu tubuh itu berwarna merah dan bertuliskan angka 37,5.

“Ini demi keamanan kita semua, kita menjalankan protap dari Ketua Pengadilan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,”kata Arif pada JPU Amelia.

Sementara, Duta Amelia mengaku tidak tau dengan tingginya suhu badan terdakwa.

“Saya tidak tau dan terdakwa juga tidak menyampaikan hal itu. Untuk masalah penundaan atau tidak kita tunggu majelis hakimnya,”kata Duta Amelia.

Menurutnya, perkara ini sebenarnya telah ditunda sekali. Dan hari ini rencana ia akan membacakan surat dakwaan dan pemeriksaan saksi korban, termasuk juga pembacaan surat tuntutan.

“Mestinya Kamis kemarin tapi ditunda hari ini,”terangnya.

Sementara itu, Widarti selaku ketua majelis hakim meminta maaf kepada korban atas pembatalan persidangan.

“Ini menyangkut keamanan kita semua. kita tunda senin depan ya,”pungkas Widarti.

Diketahui, Sikap tegas petugas keamanan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Ketua PN Surabaya agar melakukan pengukuran suhu badan terhadap pengunjung sidang dan tahanan.

Hari ini PN Surabaya juga membatasi jumlah pengunjung termasuk larangan keluarga tahanan datang ke PN Surabaya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.