Jadi Pasar Sehat, PIOS Sediakan Wastafel Portable hingga Antiseptik Cegah Covid-19

Untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), pengelola Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) berusaha menerapkan protokol kesehatan yang telah diatur pemerintah. 


Diantaranya mendorong social distance (menjaga jarak hingga penggunaan masker,) menyediakan wastafel portable untuk cuci tangan hingga pembagian hand sanitizer (antiseptik) bagi pedagang dan pengunjung.

Penyediaan fasilitas pencegahan Covid-19 di PIOS itu juga sebagai bentuk kepedulian manajemen untuk memberikan perlindungan kesehatan para pedagang dan pengunjung pasar yang terletak di Benowo.

"Kami menyediakan wastafel portable yang diletakkan di 20 titik dalam 3 lokasi di dalam PIOS," jelas General Manager PIOS, Rahayu Trisila dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (24/3).

Selain memasang wastafel portable, manajemen PIOS juga akan memberikan 50 hand sanitizer (antiseptik) yang akan diletakkan di lapak-lapak yang tersebar di 7 blok yang terdapat di PIOS. 

"Kami juga telah menyiapkan 400 botol hand sanitizer yang nantinya akan kami bagikan kepada para pedagang dan pengunjung," terang dia.

Manajemen PIOS sendiri juga akan memberikan minuman kesehatan selama 7 hari berturut-turut kepada para pedagang dan pengunjung untuk menjaga imunitas tubuh mereka.

"Kami berharap gerakan ini dapat membuat PIOS menjadi pasar yang lebih sehat dan terbebas dari Virus Corona," tandasnya.

Upaya yang dilakukan manajemen PIOS untuk mencegah penyebaran Virus Corona itu disambut gembira oleh para pedagang maupun pengunjung. Mereka menyambut positif upaya yang dilakukan dalam melindungi kesehatan.

"Tentu kami senang dengan adanya wastafel portable dan hand sanitizer di area PIOS. Ternyata manajemen tahu yang kami butuhkan," kata salah satu pedagang sayur di Blok F PIOS, Budi. 

Salah seorang pengunjung PIOS, Zuliati mengaku nyaman dan aman dalam berbelanja di PIOS karena menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. 

"Kalau kita masuk dan keluar cuci tangan dulu saat beraktifitas di pasar rasanya itu lega, tidak was-was," pungkas Zuliati asal Gresik.