Penyemprotan desinfektan di Transnet/RMOLJatim

rmoljatim Tim Satgas Pencegahan Corona DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya melakukan penyemprotan disinfektan di sejumah wilayah di Surabaya, termasuk tempat ‘nonkrong’ para wartawan, yaitu Transnet di Jalan Gubernur Suryo.

Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuagan Kota Surabaya Achmad Hidayat menyampaikan, saat ini Tim Satgas Pencegahan Corona terus bergerak menjangkau lokasi-lokasi yang rentan penyebaran virus Corona atau COVID-19 untuk disemprot disifektan.

“Ada tiga armada ambulans yang kita gerakkan. Kita lakukan penyemprotan di perkampungan-perkampungan warga dan tempat-tempat umum lainya,” katanya kepada wartawan, Rabu (25/3).

Achmad memandang perlu dilakukan penyemprotan di tempat berkumpulnya wartawan. Sebab, sebagai pemburu berita, wartawan berada di garis depan dalam meliput informasi terkait pandemi virus COVID-19.

“Salah satu profesi yang rentan penyebaran virus adalah jurnalis, sebab mereka berada di garis depan. Karena itu, tempat-tempat yang dijadikan berkumpulnya wartawan seperti press room atau Transnet ini juga perlu dilakukan penyemprotan. Karena (wartawan) adalah mitra bagi kami, pemyemprotan disinfektan ini kami pandang pelu, sebagai antisipasi untuk mencegah penyebaran virus,” imbuhnya.

Achmad menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang terus menyampaikan informasi-informasi akurat terkait persebaran virus Corona, khususnya di Surabaya.

“Tentu kami apresiasi kerja para wartawan. Sebab seluruh masyarakat saat ini update informasi tentang Corona. Tapi semuanya, termasuk wartawan harus waspada agar jangan sampai terjangkit COVID-19,” ujarnya.

Achmad juga mengatakan, bahwa Tim Satgas Corona DPC PDI Perjuagan Kota Surabaya siap melayani permintaan disinfektan bila ada warga yang membutuhkan.

Sementara itu, Dwi pengelola Transnet menyampaikan terima kasih kepada Tim Satgas Pencegahan Corona yang bersedia menyemprot disinfektan di tempat usahanya.

“Terima kasih, dengan begini Transnet bisa terhindar dari Corona,” ucap pria yang akrab disapa Pakde Gundul itu.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.