25.8 C
Surabaya
19 Februari,2020 00:15

Cabuli Balita, Pendiri Taman Bacaan di Surabaya dituntut 7 Tahun Penjara

Kejari Surabaya menjatuhkan tuntutan hukuman 7 tahun penjara terhadap Abdul Rochim (44), terdakwa kasus pencabulan balita. Selain hukuman badan, Pendiri taman...

Terdakwa Sugito Dituntut Hukuman Dua Setengah Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Sempat tertunda tiga kali, akhirnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Tanjung Perak membacakan tuntutan terhadap terdakwa dugaan korupsi dana hibah...

Polisi Ungkap 32 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia, Aceh Hingga Madura

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan merilis hasil ungkap narkoba Polrestabes Surabaya, Selasa (18/2). Total sebanyak 32,3...

Para Terdakwa Jasmas Bikin Emosi Hakim Anggota, Ini Penyebabnya

KORUPSI DANA HIBAH PEMKOT SURABAYA Salah satu hakim anggota yang menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemkot Surabaya...

Penimbun 3.000 Liter BBM Premium Diamankan

Sebanyak 3.000 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium diamankan Sat Sabhara Polres Probolinggo Kota dari tangan diduga seorang penimbun di...

Dini Rijanti Bantah Ada Pertemuan di Rumah Makan Nur Pacifik

KORUPSI DANA HIBAH PEMKOT SURABAYA Tak hanya terdakwa Ratih Retnowati yang mengelak telah melakukan pertemuan dengan Agus...

Kejati Jatim Diusulkan Peroleh WBBM

Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Ade Toegarisman akan mengusung Kejati Jatim memperoleh predikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih...

Pasca Bebas, Zikria Dzatil Tinggal di Kantor LBH Legundi

Diberlakukannya wajib lapor seminggu sekali pasca bebas membuat Zikria Dzatil memilih tinggal di Surabaya. Untuk sementara, Ia tinggal di Kantor LBH Legundi.

Meski Bebas, Zikria Dzatil Tetap Wajib Lapor

Polrestabes Surabaya memberlakukan wajib lapor terhadap Zikria Dzatil pasca permohonan penangguhan penahanannya dikabulkan pada Senin (17/2) sekitar pukul 13.00 Wib.

Jaksa Disebut Gagal Buktikan Dakwaan Kasus Ambelesnya Jalan Gubeng

Tuntutan hukuman denda yang dijatuhkan para terdakwa kasus amblesnya jalan Gubeng disebut sebagai kegagalan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam membuktikan surat dakwaannya. 

BERITA TERPOPULER