Pelantikan dan pengukuhan BLiSPI Kalteng masa bhakti 2020-2024/RMOLJatim

rmoljatim Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Pusat secara resmi melantik BLiSPI Provinsi Kalimantan Tengah.

Pelantikan sekaligus pengukuhan para pengurus BLiSPI Kalteng itu dilakukan di Taman Pringsewu Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/3).

Hadir Ketua BLiSPI provinsi, di antaranya BLiSPI Bali, Samsudin Sunartik; BLiSPI NTB, Fetyy; BLiSPI Jawa Tengah, Agus Saparno; BLiSPI Kalbar, Sigit Atmojo dan Ketua Umum BLiSPI Pusat, Subagja Suihan, Moch.Faisal (BLiSPI pusat bidang kompetisi), Dony Lattuperisa dan Sunan Ali

Ketua Umum BLiSPI Kalteng dijabat Anto Suparto. Sementara sebagai pelindung atau pembina adalah Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng, KONI Daerah Provinsi Kalteng dan Asprov PSSI Kalteng.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para rekan yang hadir untuk menyaksikan pelantikan saya sebagai Ketua BLiSPI Kalteng masa bhakti 2020-2024,” ujar Anto pada Kantor Berita RMOLJatim di Solo, Jawa Tengah.

Anto berjanji akan membangun semangat sepakbola usia dini di wilayah Kalteng.

“Semoga saya bisa menjalankan amanah ini bersama teman teman provinsi lainnya, meski saya bagian dari Korwil pertama di putaran Piala Menpora pertama tahun 2014 lalu. Namun kekompakan dan semangat teman-teman bisa memberikan semangat untuk membangun sepakbola usia dini, khususnya wilayah Kalteng,” tukasnya.

Di tempat yang sama Ketum BLiSPI Pusat, Subagja Suihan mengatakan, pengukuhan ini hampir melengkapi ke 34 provinsi lainnya.

Kendati demikian, masih tersisa 6 provinsi yang belum dikukuhkan. Karena itu pihaknya akan mengambil jalan alternatif apabila provinsi yang belum serius menyiapkan kepengurusan dan ketua umum BLiSPI.

“Kami ambil alternatif provinsi yang belum dikukuhkan, sekaligus merencanakan Kongres BLiSPI 2020 di Jakarta, dan menentukan seri nasional piala Menpora di tiga tempat, diantaranya, Surabaya, Jawa Timur, Kalimantan Timur dan Jawa Barat, Bogor. Ini akan dibahas saat Kongres BLiSPI 2020 di Jakarta,” tandas Subagja Suihan.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here