Penderita Covid-19 klaster Temboro dinyatakan sembuh/Istimewa

rmoljatim Setelah menjalani masa perawatan selama 16 hari sejak 9 Mei 2020 lalu, kini 3 orang dari 11 penderita Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Soeroto Ngawi dinyatakan sembuh dan sehat. 

Ketiga orang tersebut antara lain Eni Fitriah (40) asal Desa Babadan, Kecamatan Paron, Putra Mohammad Ilyas (18) dari Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren dan Sofiatul Laila (9) asal Desa Sumberejo, Kecamatan Sine. Dan mereka semua dipulangkan dari rumah sakit.

Terlihat jelas rasa bahagia bercampur haru dari wajah ketiga penderita ketika baru keluar dari ruang isolasi. Ketiganya langsung disambut oleh paramedis yang telah merawatnya dengan memberikan karangan bunga termasuk tali asih. 

“Alhamdulilah sebagai rasa syukur Ya Allah anak saya telah sehat dan pulih dari penyakit virus corona. Dan terima kasih kepada semua tenaga medis yang telah merawat anak saya dengan sabar dan ikhlas yang pada akhirnya dengan ridho Allah diberikan kesehatan,” terang Noor Syaifudin orang tua dari Putra Mohammad Ilyas asal Desa Walikukun, Sabtu (23/5).

Harapannya, tidak ingin ada stigma negatif dari warga masyarakat di lingkungannya terkait penyakit yang diderita anaknya. Apalagi sejak dinyatakan positif terpapar virus corona aktivitas keluarganya mulai terganggu.

Dengan demikian Noor Syaifudin meminta anaknya maupun keluarganya jangan dikucilkan dan ingin diperlakukan seperti sebelumnya. Apalagi dirinya sebagai seorang pedagang tas di pasar Walikukun sejak anaknya dirawat langsung sepi pembeli.

Selebihnya, Agus Priyambodo Dirut RSUD dr Soeroto Ngawi mengatakan, ketiga penderita Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) memang bisa pulang ke rumah. Menyusul dua kali hasil swab ketiganya negatif. Namun sesuai petunjuk kesehatan selama 14 hari kedepan ketiga orang ini harus menjalani isolasi mandiri dirumahnya masing-masing.

“Tiga orang dinyatakan sehat itu bagian dari lima orang yang terpapar positif virus corona dari klaster Temboro yang pertama. Sedangkan dua penderita lainya dari klaster yang sama masih menjalani perawatan karena swabnya masih positif virus corona,” jelas Agus.

Dijelaskan juga sampai saat ini jumlah total penderita yang terkena positif virus corona di wilayah Ngawi mencapai 12 orang.

Dari jumlah tersebut 4 orang lainya sudah dinyatakan sembuh termasuk 3 dari klaster Temboro. Sisanya ada 9 orang masih dirawat di rumah sakit, meski demikian dilihat dari fisiknya semuanya memang sehat.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here