Telkomsel Perkuat Layanan dan Jaringan Broadband Saat Lebaran di Massa Pandemi Covid-19

Telkomsel Perkuat Layanan dan Jaringan Broadband Saat Lebaran di Massa Pandemi Covid-19

Menyambut Idul Fitri 1441 H, Telkomsel memastikan ketersediaan jaringan dan layanan. Hal tersebut dilakukan guna menjaga kenyamanan pelanggan dalam merayakan Lebaran bersama keluarga dan kerabat di tengah pandemi Covid-19.


“Idul Fitri atau Lebaran merupakan momen sekali setahun yang menjadi bagian penting dari kehidupan keagamaan dan budaya masyarakat. Telkomsel sebagai society enabler berupaya untuk memastikan pelanggan dapat tetap menjalin silaturahmi dan saling terhubung dengan orang-orang tercinta walau harus berada di rumah di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat menyesuaikan diri dengan kelaziman baru," kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro, melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (23/5).

Ini juga menjadi bagian dari semangat Telkomsel yang memasuki usia ke-25 tahun untuk terus berada di garis terdepan bersama masyarakat dalam beradaptasi menjalani cara baru di berbagai aspek kehidupan.

Dalam konferensi video bertajuk Virtual Network Inspection RAFI 2020 yang digelar pada Jumat (22/5), dia menambahkan, komitmen kesiapan Telkomsel ini juga merupakan bentuk nyata dari upaya Telkomsel menjalankan instruksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia agar operator telekomunikasi dapat menyediakan akses internet dengan kapasitas dan kualitas layanan yang terbaik di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan Telkomsel dalam mempersiapkan jaringan telekomunikasi untuk menghadapi silaturahmi digital dan Lebaran tahun ini di dalam masa darurat kesehatan Covid-19.

"Pandemi telah mengubah interaksi sosial secara fisik menjadi berpindah ke platform virtual, sehingga kesiapan jaringan telekomunikasi harus berlangsung secara berkelanjutan sebagai bagian dari kenormalan baru dalam kehidupan masyarakat. Saya berharap momentum ini mampu mendorong lebih banyak lagi inovasi lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beraktivitas secara virtual," jelasnya.

Dalam kegiatan konferensi video Virtual Network Inspection RAFI 2020, Telkomsel memastikan kesiapan seluruh aset terbaik yang dimiliki, termasuk karyawan, produk dan layanan, hingga infrastruktur jaringan berteknologi terdepan, dalam menghadapi momen pengujung bulan Ramadan hingga saat perayaan Idul Fitri.

Telkomsel telah mengantisipasi berbagai kemungkinan pergerakan trafik komunikasi yang akan terjadi, terlebih dengan adanya perubahan cara silaturahmi sebagai bentuk kepatuhan atas imbauan pemerintah agar masyarakat tidak melakukan mudik dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi telekomunikasi berbasis broadband untuk tetap terhubung dengan keluarga.

Untuk memberikan nilai lebih bagi masyarakat dalam memaknai Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Telkomsel menyelenggarakan “Lebaran Virtual Bersama Telkomsel” di Desa Merden (Kabupaten Banjarnegara) dan Desa Kadilanggon (Kabupaten Klaten) yang kerap menjadi destinasi mudik di momen Lebaran.

“Lebaran Virtual Bersama Telkomsel” diisi dengan kegiatan ceramah, mengaji, takbiran, dan berlebaran bersama secara online melalui layanan meeting conference CloudX Telkomsel untuk hadir di tengah masyarakat memaknai momen Lebaran dengan tetap berada di rumah, sekaligus menjadi perpanjangan inisiatif #DiRumahTerusMaju yang telah Telkomsel galang selama pemusatan berbagai aktivitas di rumah.”

Dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, Pemprov Jatim terus mematuhi peraturan dari pemerintah pusat dengan mengantisipasi masuknya masyarakat dari luar daerah sekaligus memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Maka dari itu, dengan akan banyaknya penggunaan aplikasi pesan instan, yang diiringi dengan meningkatnya transaksi digital, telemedicine, dan penggunaan platform streaming, kami berharap jaringan Telkomsel dengan ketersediaan terbesar di Jawa Timur dapat terus prima dan andal dalam mengendalikan peningkatan trafik dari aktivitas virtual masyarakat," ungkap Emil.