Fakustas Kedokteran Unair/Net

rmoljatim Di tengah kondisi pandemi yang melanda Indonesia dan dunia, ada kabar baik yang datang dari Universitas Airlangga (Unair).

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ditarget masuk jajaran kampus top dunia, Unair berhasil mengalami kenaikan peringkat QS World University Rangkings (QS WUR) dengan sangat signifikan.

Tercatat, dari peringat 651-700 kampus terbaik dunia, peringkat UNAIR pada tahun ini naik menjadi 521-530 kampus terbaik dunia versi QS WUR.

Ketua Badan Pengembangan dan Perencanaan (BPP) Unair Prof. Badri Munir Sukoco mengatakan bahwa sesuai target yang ditentukan oleh pemerintah melalui pemeringkatan QS WUR, Unair telah mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Hal itu, tambahnya, tentu didorong dengan berbagai capaian dari beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh lembaga pemeringkatan yang berkedudukan di Inggris tersebut.

Dalam bidang Academic Reputation, dari tahun sebelumnya di posisi 401 naik menjadi 350 terbaik dunia. Dalam bidang Employer Reputation dari sebelumnya di posisi 393 terbaik dunia naik dengan sangat tinggi ke posisi 272.

“Dari indikator bidang Academic Reputation yang mengalami peningkatan terlihat bahwa reputasi akemik Unair semakin dipertimbangkan di kancah dunia. Sedang pada indikator Employer Reputation yang mengalami peningkatan sangat baik menunjukkan bahwa kualitas lulusan Unair sangat dibutuhkan dan memiliki nilai yang sangat tinggi bagi perusahaan dan mitra pengguna,” ungkap Prof. Badri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/6).

Guru Besar termuda Unair itu juga menjelaskan bahwa baik indikator Academic Reputation dan Employer Reputation, keduanya telah mencerminkan 50% dari indikator penilaian yang telah ditentukan oleh QS WUR.

Tidak hanya itu, lanjutnya, kenaikan juga dialami dua indikator lainnya. Ialah Faculty Student Ratio dari 458 pada tahun sebelumnya naik menjadi 403 terbaik dunia. Dari bidang International Faculty yang sebelumnya pada posisi 601+ menjadi 554 terbaik dunia.

“Sementara itu, ada dua bidang indikator yang memang perlu usaha lebih agar ke depan bisa meningkatkan dan mendongkrak peringkat Unair di dunia. Ialah indikator Citation per Faculty dan International Students,” jelasnya.

Dari kesemua indikator tersebut, sambung Prof. Badri, tentu capaian yang sangat membanggkan dan telah dilakukan berkat sinergi yang baik antara seluruh elemen di lingkungan Unair.

Pihaknya berharap, dengan meningkatnya peringkat dan posisi Unair di kancah dunia ini, semakin besar pula peran Unair dalam memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi seluruh masyarakat.

“Perihal target ke depannya, Unair telah memetakan banyak strategi dan cara agar bisa terus menjadi bagian dari kampus terbaik dunia. Kami berharap tahun depan Unair bisa mencapai 400 besar kampus terbaik dunia,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here