Rapid test gratis yang digelar Kampus IAIDA Blokagung Banyuwangi/Istimewa

rmoljatim Di tengah pandemik Covid-19 yang tak berkesudahan dan ekonomi sulit, Kampus IAIDA (Institut Agama Islam Islam Darusalam) Blokagung Banyuwangi menggelar rapid test gratis selama dua hari mulai Senin (29/6) hingga Selasa (30/6).

“Untuk kemarin dan hari ini kami mengadakan rapid test gratis. Targetnya 300 orang. Kegiatan rapid test ini kami lakukan dengan sistem drive thru dan berjalan kaki. Agar tidak terjadi berkumpulnya banyak orang (physical distancing) bahkan pendaftarannya kami lakukan menggunakan aplikasi online,” ujar Rektor IAIDA Blokagung, Ahmad Munib Syafaat dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (30/6).

Menurut Gus Munib, selain membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19, pihaknya juga membantu masyarakat umum yang kesulitan memiliki surat rapid test. Khususnya masyarakat yang pekerjaannya keluar masuk daerah, seperti sopir yang hendak menyeberang ke Bali.

“Adapun kegiatan ini kami kerjasama dengan yayasan Pondok Pesantren Blokagung dan Nihayah Center,” kata Gus Munib.

Dari pantaun di lapangan, rapid test gratis diikuti banyak orang. Kendati demikian, mereka tetap disiplin menjalankan protokol physical distancing.

Di tempat yang sama, Dinas Keaehatan Banyuwangi diwakili Dr. Rohma Elinusia mengatakan, kegiatan yang berlangsung dua hari ini melibatkan petugas dari berbagai puskesmas yang digilir.

“Satu hari ada tiga puskesmas yang bertugas. Selain itu rapid test ini sendiri mendapat respon yang positif dari masyarakat, terbukti dari peserta yang sudah mendaftar datang dari berbagai kecamatan di wilayah Banyuwangi,” urainya.

Sementara peserta rapid test, Fahmi, warga asal Kecamatan Songgon yang hendak pergi ke Jakarta mengaku merasa terbantu.

“Terima kasih, Alhamdulillah saya akhirnya bisa ke Jakrta lagi. Ini saya tahu dari group watshap terus mendaftar kemarin. Semoga ini bisa sering diadakan lagi, sekali lagi terimakasih,” tandas Fahmi.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here