Febria Rachmanita/RMOLJatim

rmoljatim Meski di tengah menghadapi pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada ibu hamil (bumil) di Kota Pahlawan tidak terganggu. 

Pemkot telah bekerjasama dengan beberapa rumah sakit rujukan dalam memberikan pelayanan khusus kepada ibu hamil.

“Insya allah pelayanan kesehatan kepada ibu hamil tidak terganggu ya, semua mudah-mudahan bisa aman,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita dikutip Kantor Berita RMOLJatim di Balai Kota Surabaya, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, terdapat lima rumah sakit rujukan di Kota Surabaya yang siap memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil. 

Kelima rumah sakit itu yakni, RSIA Putri, RSIA Kendangsari, RS Al-Irsyad, RSUD dr. M. Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). Kelima RS itu juga dilengkapi dengan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) atau Unit Perawatan Intensif Bayi Baru Lahir.

“RSUD dr. Soewandhie dalam menangani ini akan menambah beberapa bed untuk ibu hamil dan untuk NICU-nya,” kata Feny sapaan lekat Febria Rachmanita.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya ini mengungkapkan, dari data Dinas Kesehatan Kota Surabaya seminggu lalu setidaknya ada sekitar 20 ibu hamil yang terpapar Covid-19. 

Menurutnya, meski orang dengan penyakit penyerta lebih rentan terpapar Covid-19, namun ia mengimbau kepada ibu hamil agar tetap menjaga imun tubuhnya.

“Kalau ibu hamil selama dia imunitasnya baik tidak apa-apa, yang rentan itu kalau yang dia memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi dan asma,” pungkasnya.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here