Lima Pembunuh Penonton Balap Liar Juanda Dibekuk

Lima Pembunuh Penonton Balap Liar Juanda Dibekuk

Setelah memburu beberapa hari, jajaran Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap kasus penusukan yang menimpa penonton balap liar di jalan bypass Juanda.


Lima pelaku berhasil diamakan. Mereka antara lain, Anindito alias Ambon (20) warga Wedoro Utara, Kecamatan Waru, Sidoarjo ; Kevin Yohusua alias Gundul (20) warga Desa Betro, Kecamatan Sedati, Sidoarjo; Ibrahim alias Datuk (58) asal Paleran, Jember; Hadi Suprayitno alias Bodeng (27) warga Bantur, Malang; dan Adi Haryono (40) asal Medokan Semampir, Surabaya. 

Pelaku utama penusukan Datuk (58) asal Palembang yang tinggal di Wedoro, Waru, berhasil diringkus di tempat persembunyiannya oleh Unit Reskrim Polsek Sedati bersama Unit Resmob Polresta Sidoarjo setelah lima hari melakukan pengejaran.

Selain itu polisi juga mengamankan empat pelaku yang lainnya. Sekarang semua pelaku diamankan di Mapolsek Sedati untuk penyidikan lebih lanjut.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung didampingi Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, Kamis (9/7) membenarkan penangkapan lima pelaku pengeroyokan yang berujung kematian korban.

Alhasil, lima pemuda yang tertangkap itu mengakui. Mereka menghabisi nyawa Jerry saat menonton balap liar di Desa Semampir, Sedati. Dengan cara ditusuk di bagian dada sebelah kiri.

Lantas apa motif di balik penusukan itu? AKBP Deny Agung menyatakan, aksi keji pelaku sebenarnya disebabkan persoalan sepele. Yaitu persaingan antar kelompok balap liar. Mereka saling bersaing. Menjadi yang terbaik.

“Akhirnya menimbulkan permusuhan,” jelasnya.

Pelaku utama penusukan yang menewaskan Jerry Chris Biantoro (30), warga Petemon, Surabaya adalah Datuk.

Pelaku Datuk berhasil ditangkap ditempat persembunyiannya Senin (6/7) dan langsung diamankan di Mapolsek Sedati, untuk penyidikan lebih lanjut.

Sebelum menangkap Datuk. Satreskrim Polresta Sidoarjo terlebih dahulu menangkap tiga pelaku.

Ketiganya ditangkap pada hari Sabtu kemarin (4/7) diantaranya Ambon (19) warga Wedoro Utara, Waru, Bodeng (29) warga Wedoro Koperasi, Waru dan Gundul (19) warga Betro, Sedati. Semua pelaku sering berkumpul di daerah Wedoro Utara, Waru. Sedang satu pelaku lagi ditangkap belakangan.

Selain mengamankan kelima pelaku Polisi juga mengamankan 2 senjata tajam sejenis Sangkur dan golok yang diduga digunakan pelaku untuk menusuk korban.