Begini Kebijakan Pembayaran Uang Kuliah Tunggal Unair Selama Pandemi Covid-19

Begini Kebijakan Pembayaran Uang Kuliah Tunggal Unair Selama Pandemi Covid-19

Setelah menyerap aspirasi selama masa pandemi dari berbagai elemen, Rektor Unair membuat kebijakan khusus Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester gasal 2020/ 2021. Kebijakan khusus UKT ini ditujukan untuk membantu mahasiswa agar tetap bisa berlajar dengan lancar.


Sebagaimana disampaikan Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo, kebijakan khusus UKT di antaramya, Unair membebaskan UKT bagi 2.395 mahasiswa.

“Mereka adalah para mahasiswa yang saat ini masuk semester 3, 5, dan 7. Pembebasan ini dengan menggunakan skema Kartu Indonesia Pintar dari Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Suko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/7).

Hingga saat ini Unair, lanjut Suko, memberikan keringanan/penurunan UKT kepada  sekitar 1.750 mahasiswa lebih.

“Jumlah ini kemungkinan masih dapat bertambah. Sebab keringanan UKT dapat berupa penurunan, penangguhan dan pengangsuran UKT,” imbuhnya.

Unair juga akan memberikan kesempatan cuti khusus bagi mahasiswa yang terkendala dalam proses pembelajaran akibat Covid-19, dan tidak akan dikenakan UKT selama masa cuti semester gasal 2020/2021.

Suko menambahkan, selain membebaskan UKT, Unair juga memberikan keringanan  50% UKT bagi mahasiswa yang tinggal menyelesaikan tugas akhir yaitu untuk mahasiswa S1 semester 9 (jalur SNMPTN dan SBMPTN)  dan  semester 7  bagi mahasiswa D3.

Untuk mahasiswa PPDS Fakultas Kedokteran untuk semester gasal 2020/2021 yang aktif melaksanakan pembelajaran di RS, Unair memberikan insentif untuk penanganan Covid-19 sebesar  50%  

“Jumlah yang menerima insentif sebanyak sekitar 1.675 PPDS. Bagi yang menerima bea siswa tugas belajar tidak diberi insentif,” ujar Suko.  

Selain itu Unair juga memberikan pembebasan atas pembayaran UKT atau Sumbangan Operasional Pendidikan (SOP) pada semester gasal 2020/2021 bagi mahasiswa masuk Batas Waktu Studi yang memperoleh perpanjangan waktu semester genap 2019/2020 (berlaku untuk satu kali masa perpanjangan).

“Rektor Unair menyatakan bahwa kebijakan ini sebagai bentuk komitmen Unair membantu mahasiswa agar tetap bisa belajar lancar. Selain itu, rektor berharap agar mahasiswa tetap menjalankan displin protokol kesehatan dimanapun berada. Tetap semangat dan agar mahasiwa terus mengembangkan kreativitasnya,” demikian Suko.