Salat Idul Adha, Pesantren Tebuireng Pisah Lokasi Jamaah Santri dan Warga

Salat Idul Adha, Pesantren Tebuireng Pisah Lokasi Jamaah Santri dan Warga

Berbeda dengan tahun sebelumnya pelaksanaan Salat Idul Adha di Pesantren Tebuireng Jombang, selain dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan, lokasi diselenggarakan salat antara santri dan masyarakat sekitar juga dibedakan.


"Masjid utama Pesantren Tebuireng kami khususkan untuk santri dan pengurus. Sedangkan masyarakat sekitar kami siapkan lokasi salat di Masjid Ulul Albab, yang berada di samping Pondok Putri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Pesantren Tangguh Tebuireng Nur Hidayat, dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (31/07).

Hidayat menjelaskan bahwa pembagian lokasi jamaah ini juga berlaku untuk pelaksanaan salat Jumat. Kebijakan tersebut berlaku mulai salat Jumat hari ini hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dan kebijakan ini diambil, seiring dengan mulai kembalinya santri dan akan segera dimulainya aktivitas pembelajaran di pesantren.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh jamaah salat bisa menjaga jarak fisik yang aman sesuai protokol kesehatan," tuturnya.

Meskipun dipisahkan dengan santri, lanjut Hidayat menegaskan bahwa masyarakat yang melaksanakan salat Id dan salat Jumat di Masjid Ulul Albab juga tetap diwajibkan memenuhi protokol kesehatan. Selain Masjid Ulul Albab, santri putri Tebuireng juga menyelenggarakan salat Id di lokasi terpisah.

"Mereka menggelar salat Id di kompleks Pondok Putri Tebuireng dengan imam dan khatib perempuan," imbuhnya.

Masjid Ulul Albab Tebuireng dibangun di era kepemimpinan KH Yusuf Hasyim. Masjid ini merupakan hadiah dari Presiden Ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie saat Pesantren Tebuireng merayakan Satu Abad Pesantren Tebuireng pada 1999. Sebelum pandemi, masjid tersebut tidak difungsikan sebagai lokasi salat Jumat.