Alun-alun Jombang Menghijau, Puluhan Ribu Warga Hadiri Majelis Sholawat yang Dipimpin Habib Syech

Majelis Sholawat di Alun-alun Jombang
Majelis Sholawat di Alun-alun Jombang

Alun-alun Jombang menjadi saksi hadirnya dan hijaunya lautan manusia dalam majelis Sholawat yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir As Segaf, pada Senin (23/09) malam.


Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan Harlah Muslimat Nahdlatul Ulama ke 74. Hadir dalam majelis Hj Mundjidah Wahab bersama Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.

Puluhan ribu anggota Muslimat NU Jombang tersebut berkumpul di Alun-alun datang dari berbagai kecamatan. Tampak hadir, Rais Suriah PCNU Jombang KH Ahmad Hasan, KH Hasib Wahab, Ibu Nyai Mahfudloh Ubaid, juga sejumlah Kiai dan Ibu Nyai.

Para tokoh agama itu berada di atas panggung bersama habib syech melantunkan shalawat nabi. Ikut meramaikan para pecinta habib syech, Syechermania.

Ketua PC Muslimat Kabupaten Jombang, Hj Mundjidah mengatakan bahwa acara itu merupakan puncak peringatan Harlah Muslimat NU ke 78 setelah sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan di ranting-ranting maupun PAC. Seperti lomba qasidah, jalan sehat dan senam. 

"Malam hari ini adalah puncak Harlah Muslimat NU, dan alhamdulillah hadir habib syech. Kita bersyukur pada malam hari ini diberikan sehat jasmani dan rohani," kata Mundjidah, Selasa (24/09) dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Putri pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah itu juga meminta doa restu kepada ibu-ibu muslimat NU maju sebagai Calon Bupati dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jombang 2024.

Majelis sholawat puncak harlah muslimat NU di Jombang

"Malam yang penuh barokah ini, semua akan dikabulkan hajat kita semuanya. Hajat ibu-ibu, hajat bapak-bapak, hajat ibu Khofifah, hajat saya, hajat semua yang hadir di sini mudah-mudahan dikabulkan Allah SWT, mendapatkan kelancaran dan kemudahan," ujar bupati periode 2018-2023 ini.

Sementara itu, Ketua Umum Muslimat NU, Hj Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa acara yang dihadiri puluhan ribu ibu-ibu itu bagian dari fenomenal langka Muslimat NU di Jawa Timur.

"Muslimat memang pernah harlah tengah malam, jam 10 malam dimulai khotmil quran, jam 2 dihi hari kemudian salat tahajud dilanjutkan sampai subuh tapi itu dilakukan di GBK. Kalau di Jawa Timur, baru kali ini ada harlah muslimat NU dilakukan malam hari karena mencocokkan jadwal habis syech," jelasnya.

Ia berharap terselenggaranya kegiatan majelis sholawat dalam peringatan puncak Harlah Muslimat ini mendapatkan keberkahan dan syafaat nabi Muhammad SAW.

"Mudah mudahan barokah, Jawa Timur barokah, Indonesia Barokah," tutur Khofifah yang juga maju kembali pada Pilgub Jatim 2024 itu.

Khofifah juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan kehidmatan pada majelis tersebut kepada para ibu ibu anggota muslimat NU Jombang, kepada Mundjidah serta pada kiai dan ulama yang hadir.

"Matur nuwun (terima kasih) Bu Mundjidah yang sudah punya inisiatif mencocokkan agenda ini dengan habib syech," kata mantan Gubernur Jawa Timur ini.

Sholawatan memperingati harlah muslimat NU ke 78 yang berakhir pukul 23.30 WIB berlangsung aman dan tertib. Bahkan setelah acara kondisi Alun-alun Jombang langsung dibersihkan oleh tim hijau muslimat NU Jombang.

ikuti terus update berita rmoljatim di google news