Nama Rara Istiati Wulandari, seorang pawang hujan, tiba-tiba mencuat. Ia menjadi perbincangan, bahkan hingga kancah internasional.
- Tuntut Pembayaran Gaji, Ratusan Karyawan PT Indah Plywood Geruduk Pemkab dan Kantor DPRD Bondowoso
- Selamat, Lima Bayi Lahir di RSNU Banyuwangi saat Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2022
- Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim Diserbu Masyarakat, Gubernur Khofifah: Ayo Silahkan Dimanfaatkan
Hal itu setelah Rara mencoba menggeser hujan dalam pagelaran MotoGP di sirkuit Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (20/3/2022).
Rara yang merupakan seorang pawang hujan dan memang ditugaskan untuk hal tersebut nampak hilir mudik ketika hujan cukup lebat mengguyur sirkuit Mandalika tersebut.
Aksi Rara menjadi sorotan dunia karena ia sempat turun ke lintasan balap untuk menghentikan hujan yang mengguyur sirkuit Mandalika. Bahkan aksi Rara saat beraksi menangkal turunnya hujan sempat ditirukan juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo.
Aksi perempuan yang akrab dipanggil Mbak Rara itu ternyata juga mendapat apresiasi dari Andriyanto, seorang pebatik Bondowoso, Jawa Timur. Andriyanto mengapresiasi dengan membuat motif pawang hujan.
Motif tersebut hasil desain Andriyanto itu sangat eksotik. Desain pemilik sanggar 'Ijen Batik' ini menonjolkan gambar singing bowl atau mangkuk emas seperti yang digunakan Rara dalam melakukan ritual. Di dalam mangkok terdapat motif kembang, dupa yang menyala, kebulan asap serta tangan yang sedang memegang kayu.
Andriyanto mengatakan, pembuatan motif batik itu sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada pawang hujan saat MotoGP Sirkuit Mandalika. Sebab Mbak Rara telah mengenalkan kearifan lokal.
"Karena ia sudah berhasil menghentikan hujan, sehingga balapan dapat digelar setelah sempat ditunda akibat hujan deras," ujarnya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (23/3).
Andri yang juga gemar menonton MotoGP ini mengaku kaget karena dalam acara kelas dunia seperti MotoGP, masih ada pawang hujan. Menariknya, kata dia, Rara berhasil melakukan aksinya setelah beberapa waktu mengelilingi lintasan balapan.
"Turun ke lintasan pula. Ini patut diapresiasi," ujarnya.
Setelah melihat aksi heroik Mbak Rara, kemudian muncul di pikirannya untuk langsung membuat motif pawang hujan.
Desain batik motif pawang hujan dari MotoGP Mandalika 2022 karya Andri ini bahkan sudah mulai ada yang memesan setelah dia sebar di status WhatsApp dan media sosialnya.
"Alhamdulillah hari pertama langsung ada yang tertarik dan memesan," pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Hujan Disertai Angin Landa Bondowoso, Banyak Pohon Tumbang Menutup Jalan dan Timpa Rumah Warga
- Usai Serah Terima Jabatan, Bupati Bondowoso Fokus Realisasikan Visi-Misi
- Penipu Mengaku Ketua DPRD Bondowoso Minta Sumbangan Jelang Kedatangan Bupati Baru