Tak ingin warganya terjangkit Covid-19, Kantor Desa Bulu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, dirubah menjadi tempat karantina untuk pemudik. Mereka, akan di karantina di kantor desa selama 14 hari, berdasarkan himbauan Bupati Probolinggo.
- Segera Hadir, Pemkot Surabaya Gelar Soft Launching Medical Tourism
- Jelang Idul Adha 2023, Lamongan Launching Bursa Hewan Qurban Jamin Ternak Sehat
- Sepanjang 2023, Realisasi Program Dandan Omah Surabaya Lebihi Target hingga Tembus 3.909 Unit
Selama dikarantina, mereka di awasi oleh Satgas Percepatan Penanganan covid-19 tingkat desa. Selain itu, para pemudik tersebut di beri vitamin dan sejumlah fasilitas lainnya selama karantina.
"Kami merubah kantor desa, menjadi tempat karantina. Ini supaya, warga tetap tenang dan tidak panik. Karantina ini, di hususkan pada warga yang berkerja diluar kota atau luar negeri yang sudah berbulan-bulan. Ini untuk menghindari atau mempersempit penyebaran virus Corona," jelas Kepala Desa Bulu, Dimas Eko Romadoni pada Kantor Berita RMOJatim Jum'at (17/04).
Menurut Dimas, selain menghindari kepanikan bagi warga yang dikarantina. Pihaknya memberikan fasilitas menyerupai hotel. Dimana, terdapat WiFi, dapur serta kamar mandi menggunakan shower dan kamar tidur dengan kasurnya.
"Mereka yang dikarantina itu masih warga kita. Ya inilah fasilitas yang kami berikan pada warga. Setiap hari kita lakukan pengecekan kesehatannya dengan melibatkan bidan desa," paparnya.
Saat ini lanjut Dimas, pihaknya menyediakan 14 kasur kalau nantinya banyak warga yang pulang dari luar kota.
"Tapi kita tetap menghimbau dan mengikuti anjuran pemerintah agar tidak mudik untuk sementara waktu," pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Tinjau Posko Pelayanan Mudik di Ngawi, Pj Gubernur Adhy: Layanannya Lengkap dan Pemudik yang Lelah Berkendara Silahkan Istirahat
- Khofifah Luncurkan Program "Pesan Aman" di Sumenep
- Harapan Wali Kota Eri kepada Direksi Baru PD Pasar Surya: Perbaiki Kinerja!