Sebuah masjid di wilayah Ruwan Jema, negara bagian Zamfara, Nigeria menjadi target serangan bersenjata pada Jumat (23/9) waktu setempat.
- Silaturahmi Toleransi Kebangsaan di Tugu Pahlawan, Wujud Keindahan Pluralisme di Surabaya
- Mayjen TNI Rudy Saladin Pimpin Tasyakuran HUT Ke-52 Gartap III Surabaya
- Lomba Mancing, Salah Satu Cara Partai Gerindra Kota Probolinggo Dekati Masyarakat
Media nasional melaporkan pelaku bersenjata melepaskan tembakan ke arah jemaah yang berkumpul untuk Shalat Jumat. Peristiwa ini membuat sedikitnya 18 orang meninggal dunia dan banyak lainnya yang terluka.
Jurubicara polisi Zamfara, Muhammad Shehu mengonfirmasi serangan itu, tetapi tidak menyebutkan jumlah pasti korban tewas.
Menurut Anadolu Agency, Zamfara telah menjadi tempat bentrokan selama lima tahun terakhir antara Fulani dan suku yang mencari nafkah melalui pertanian.
Pemerintah negara bagian mengumumkan akan mengeksekusi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas meningkatnya masalah keamanan di Zamfara.
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari juga telah melarang kegiatan penambangan di negara bagian itu karena masalah keamanan.
Gubernur Negara Bagian Zamfara Bello Matawalle mengeluarkan seruan pada 26 Juni agar warga mempersenjatai diri untuk membela diri dari gerombolan bersenjata.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Keluarga Nelayan Bangkalan Ajak Anak-Istri Upacara HUT Kemerdekaan RI
- Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan Tagih Penunggak Pajak Tempat Hiburan Malam
- Temui Mbah Harun Calon Jamaah Haji Berusia 119 Tahun Asal Pamekasan, Gubernur Khofifah: Semangatnya Luar Biasa, Rutin Tahajud dan Baca Al-Quran