Peringatan mayday atau hari buruh 1 Mei menjadi momentum baru dalam sejarah DPC Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Tuban. Pasalnya, organisasi untuk kaum buruh tersebut menempati kantor baru sebagai ladang perjuangan buruh seantero Tuban.
- Selain di Polda Jatim, Lukman Edy juga Dilaporkan DPC PKB ke Polres Probolinggo
- Mantan Sekjen PKB Dilaporkan ke Polda Jatim atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
- PKB Jatim: Pemprov Harus Wujudkan Kesetaraan Kualitas Lembaga Pendidikan
Dalam acara yang dikemas peresmian dan buka bersama itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD Jatim Fauzan berkesempatan meresmikan tempat tersebut.
Menurut Fauzan, peresmian kantor ini menjadi prestasi bagi semua anggota DPC Sarbumusi. Sebab, pada momentum hari buruh ini, DPC Sarbumusi memiliki kantor baru yang harapannya nanti bakal menjadi naungan bagi para buruh.
“Semoga lebih produktif dalam berkarya. Lebih intensif komunikasi dan koordinasi, terutama dalam memberikan advokasi kepada anggota yang tergabung dalam Sarbumusi dalam hal pemenuhan hak-hak buruh yang kerap terbengkalai,” kata Fauzan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (2/5).
Para buruh, menurut Fauzan, merupakan elemen terpenting dalam berkembangnya peradaban bangsa. Jika merunut pada sejarah bangsa, perjuangan kaum buruh tidak hanya pada satu sektor semata. Melainkan pada berbagai lintas sektor baik dari ranah ekonomi, sosial budaya dan politik.
Untuk itu, pada momentum mayday ini sekaligus menjadi penghormatan kepada kaum buruh yang telah berjasa menjadi tulang punggung bangkitnya peradaban.
“Jangan pandang sebelah mata kaum buruh. Mereka adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Penuhi haknya, dengarkan aspirasinya,” tegas Bendahara DPW PKB Jawa Timur tersebut.
Berdasarkan sejarah masa lalu bangsa, Fauzan menuturkan, adalah narasi tentang perjuangan kaum buruh dalam menentang eksploitasi ketidakadilan. Buruh merupakan kekuatan kelompok penekan yang sangat diperhitungkan dalam memperjuangkan kesejahteraan di masa sekarang dan mendatang.
“Buruh mempunyai sejarah heroik dalam setiap peristiwa perubahan yang ada di belahan dunia manapun. Tidak ada revolusi tanpa ada gerakan buruh di dalamnya,” pungkas aktivis PMII Malang tersebut.
Untuk diketahui, hadir pada kesempatan tersebut Sarbumusi Jatim Sri Sugeng, Ketua DPRD Tuban H. Miyadi, anggota DPR RI Fraksi PKB Ratna Juwita Sari dan keluarga besar NU seperti Ansor, Fatayat, IPNU, dan PMII.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- SBMR Madiun Desak Hakim Pengawas, Perintahkan PT KMBS Bayar Upah Ratusan Buruh
- Sarbumusi Kota Probolinggo Minta Para Buruh Bebas dari Tekanan Perusahaan untuk Milih Paslon di Pilkada 2024
- Kasus PPPK Kota Probolinggo, Sarbumusi Desak Usut Otak Pelaku Tidak Lolosnya 1.746 PTT