Sejumlah tukang becak yang biasa mangkal di ruas jalan area Pasar Blimbing, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan melakukan perbaikan jalan berlubang secara swadaya.
- Cara Kapolrestabes Surabaya Ajak Ratusan Tukang Becak untuk Turut Andil Jaga Kamtibmas
- Miris, Ada Tukang Becak Dipenjara 15 Tahun Gara-gara Salah Angkut Penumpang
Beberapa lubang jalan cukup dalam yang terlihat sudah lama tak tersentuh pemeliharaan dari Pemkab Lamongan, ditambal menggunakan material seadanya, seperti bata bekas tembok bangunan, sisa- sisa batu urug, aspal bekas dan bahan lainnya yang diperoleh dari beberapa tempat.
Salah satu tukang becak yang turut melakukan perbaikan, Noto (50) mengaku jika apa yang ia lakukan tersebut bertujuan agar pengguna jalan tidak kesulitan melintas.
Ia bersama tukang becak lainnya, sudah lama merasa gusar dengan lubang- lubang jalan yang tak kunjung diperbaiki, meski sudah cukup dalam dan banyak, sehingga sepakat mengambil inisiatif melakukan penambalan sendiri.
"Kami ini kan narik becaknya disini, sering melintas di jalan ini juga, jadi biar mudah juga kalau sudah ditambal. Kan sebisa mungkin kita rapikan juga bukan asal nambal," terangnya kepada Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (23/2).
Meski tidak mendapat upah dari upayanya, Noto dan tukang becak lainnya berharap tindakannya dapat sedikit memudahkan serta meminimalisir resiko pengguna jalan.
Sebagai salah satu titik jalan paling padat aktivitas di Kecamatan Paciran, karena selain sebagai rute menuju wisata bahari Lamongan atau ke arah Kabupaten Tuban, banyak warga setempat maupun luar kecamatan juga melakukan aktifitas ekonomi di pasar itu. Sehingga menurutnya, jalan rusak sebisa mungkin secepatnya diperbaiki.
"Kan ini jalan padatnya bukan main, orang ke pasar atau menuju WBL apa Tuban lewatnya sini, jadi kalau jalan rusak jadinya repot," tandasnya.
Masalah infrastruktur jalan di Kabupaten Lamongan, memang menyita banyak sorotan dan kritikan dari berbagai kalangan masyakarat.
Banyaknya kondisi jalan rusak dan jarang terentuh perbaikan secara maksimal, menjadi keluhan warga yang belum tuntas hingga hari ini.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Pesantren di Solokuro Lamongan: Dari Musala kini Punya Ratusan Santri Penghafal Quran
- Visitasi Sukses, Institut Pesantren Sunan Drajat (Insud) Lamongan Bakal Menjadi Universitas di Tahun Ini
- Update Data Korban dan Penyebab Terbakarnya Dua Kapal Di Perairan Paciran Lamongan