Guna menyisir kekurangan bantuan sosial tunai maupun non tunai dampak dari Covid-19, bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa (BLT Desa) hari ini Senin, (18/5), mulai dicairkan hingga dua hari kedepan. Penyerahan bantuan sosial tersebut dilakukan secara seremonial oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono (Kanang) di kantor Kecamatan Padas.
- Komisi II DPRD Kota Mojokerto Pertanyakan Keseriusan CSR XL Axiata Bangun Selubung Tower
- Ratusan Anak Mitra Berprestasi di Surabaya Raih Beasiswa Grab
- Pemkot Kediri Bagikan Ribuan Masker
“Iya bantuan sosial yang kita pakai bersumber dari dana desa mulai hari ini bisa direalisasikan sampai dua hari kedepan. Bansos ini tentunya untuk menyisir kekurangan dari bansos tunai maupun non tunai,” terang Kanang.
Jelasnya, bantuan sosial yang bersumber dari dana desa memang hanya dipatok 5 persen dari nilai pagu. Pun, sifatnya sementara untuk mengurangi beban perekonomian dampak dari Covid-19. Namun untuk menindaklanjuti permasalahan sosial perekonomian di tingkat desa Kanang memastikan ada satu penguatan lagi melalui program padat karya yang bersumber dari dana desa.
Ditempat yang sama Kabul Tunggul Winarno Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi menjelaskan, untuk BLT Desa diserahkan terhadap 6.128 warga atau keluarga penerima manfaat (KPM) dari 213 desa. Jumlah tersebut merupakan usulan dari desa masing-masing dengan nilai bantuan yang diterima Rp 600 ribu setiap bulan selama tiga bulan.
“BLT Desa ini merupakan usulan dari desa dan setiap warga penerima dalam hal ini KPM akan menerima Rp 600 ribu. Mulai hari ini sudah dicairkan,” jelas Kabul.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Patroli Laut, Kapolres Telusuri Perairan Probolinggo
- Satpol PP Surabaya Tertibkan 12 Bangli Tempati Tanah Aset Pemkot
- Gresik Mulai Berlakukan E-parkir