Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mendistribusikan 417.323 lembar surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT).
- Bapenda Madiun Distribusikan SPPT PBB-P2 Tahun Pajak 2025
- Bapenda Madiun Sosialisasi Pemungutan Opsen PKB dan BBNKB
- Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan Tagih Penunggak Pajak Tempat Hiburan Malam
‘’SPPT telah rampung kita distribusikan ke desa dan kelurahan. Akhir April ditargetkan bisa diterima wajib pajak," ujar Sekretaris Bapenda Kabupaten Madiun Ari Nursurahmat kepada Kantor Berita RMOL Jatim, Rabu (13/4).
Ari mengatakan, upaya memaksimalkan salah satu pendapatan asli daerah itu dimulai dengan mempercepat pencetakan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT). Pun, daftar himpunan ketetapan pajak (DHKP).
‘’Tujuan percepatan ini agar pembayaran PBB-P2 lebih maksimal,’’ tegasnya.
Untuk diketahui, target PBB-P2 2022 sejumlah Rp 25,5 miliar. Nominal tersebut lebih banyak Rp 1,5 miliar dibanding tahun lalu senilai Rp 24 miliar. Sementara, piutang PBB-P2 tahun lalu tercatat sekitar Rp 2,6 miliar. Piutang tersebut telah terbayarkan sekitar Rp 1 miliar per Februari lalu.
‘’Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kami optimistis target terpenuhi. Termasuk piutang tahun lalu,’’ pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Bapenda Madiun Distribusikan SPPT PBB-P2 Tahun Pajak 2025
- Bapenda Madiun Sosialisasi Pemungutan Opsen PKB dan BBNKB
- Bapenda Madiun Gandeng Kejaksaan Tagih Penunggak Pajak Tempat Hiburan Malam