Petinggi PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk dan satu saksi lainnya mangkir dari panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).
- MAKI Desak KPK Umumkan Identitas 2 Tersangka Korupsi Dana CSR BI
- Kasus Suap Izin PLTU Cirebon, KPK Periksa WN Korsel
- KPK Kaji UU BUMN soal Direksi dan Komisaris Bukan Penyelenggara Negara
Juru Bicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, mengatakan, tim penyidik sedianya telah mengagendakan pemeriksaan terhadap dua saksi untuk tersangka Hakim Agung Gazalba Saleh (GS).
"Senin (20/2), di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi," tutur Ali kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa sore (21/2).
Kedua saksi yang dipanggil adalah Direktur Kepatuhan PT BSI atau yang mewakili, dan Customer Service Harga Kurs PT International Valas Cabang Jakarta atau yang mewakili.
Namun Ali tidak menyebutkan kedua nama saksi itu. Berdasar data dewan direksi yang tercantum di website milik BSI, tercantum nama yang menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan SDM BSI adalah Tribuana Tunggadewi.
"Informasi yang kami terima, para pihak yang dipanggil itu tidak hadir, dan segera dilakukan penjadwalan ulang," pungkas Ali.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- MAKI Desak KPK Umumkan Identitas 2 Tersangka Korupsi Dana CSR BI
- Kasus Suap Izin PLTU Cirebon, KPK Periksa WN Korsel
- KPK Kaji UU BUMN soal Direksi dan Komisaris Bukan Penyelenggara Negara