Polda Metro Jaya telah menerima enam laporan yang menyeret institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Secara substansi, laporan itu terkait dengan pemberhentian Brigjen Endar Priantoro dari Direktur Penyelidikan KPK.
- Hormati Putusan Dewas KPK, Polda Metro Diminta Hentikan Penyelidikan Dugaan Kebocoran Dokumen
- Enam Perampok yang Racuni Sopir Taksi Online dengan Kecubung Dibekuk
- Debt Collector Diringkus dan Pelaku Lain Kabur, Polda Metro: Kemarin Gagah Sekarang Lari
"Iya ada enam laporan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/4).
Salah satu laporan teregister di nomor LP/B/1959/IV/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA, dengan terlapornya Sekjen KPK Cahya H Harefa dan Kepala Biro SDM KPK Zuraida Retno Pamungkas.
Trunoyudo juga menjelaskan bahwa semua laporan mengarah pada isu pencopotan Brigjen Endar dan kebocoran data serta dokumen KPK.
Terkait dengan laporan yang dilayangkan oleh penasihat hukum Brigjen Endar Priantoro, mantan Direktur Penyidikan KPK, penyidik masih mempelajarinya.
Polri Berhasil Tangani 1.154 Judi Online dan Blokir 906 Rekening
Polri Berhasil Tangani 1.154 Judi Online dan Blokir 906 Rekening
"Terkait laporan tersebut akan ditelaah lebih lanjut oleh Polda Metro Jaya dan mempelajari peristiwa yang dilaporkan serta kaitan pelapornya dengan peristiwa tersebut," kata Trunoyudo.
Selain dugaan penyalahgunaan wewenang, Polda Metro Jaya juga menerima laporan terkait dugaan kebocoran dokumen hasil penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- KPK Pastikan Periksa LaNyalla di Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim
- Sempat Membantah, Wahyu Setiawan Akui Sumber Uang Suap Harun Masiku dari Hasto
- Jaksa KPK Ungkap Foto Harun Masiku dengan Megawati dan Hatta Ali di Persidangan Hasto