Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak bosan-bosan memberikan imbauan kepada warganya untuk bersama-sama mencegah penularan virus Covid-19.
- Gandeng Berbagai Pihak, Wali Kota Eri Bakal Tata Ulang KBS
- Resmikan Rumah Padat Karya Dukuh Sutorejo, Wali Kota Eri Cahyadi: Potensi Destinasi Wisata Surabaya!
- Dua Desa di Kabupaten Probolinggo Terbanyak Daftar Pilkades
Jika selama ini selalu dianjurkan untuk mencuci tangan, kali ini Risma juga mengimbau warganya untuk rutin cuci muka demi mencegah penularan virus baru ini.
Risma pun menyampaikan pesan khusus dari para dokter, yaitu harus selalu menjaga jarak aman.
Jika selama ini jarak aman dianjurkan satu meter, kini ditambah menjadi 1,5-2 meter. Jarak ini ditambah mengingat virus baru ini sudah banyak menyebar.
“Makanya, kita sangat perlu meningkatkan jaga jarak aman kita,” kata Risma dalam keterangan resmi yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (30/3).
Selain itu, ia juga mengimbau warga Kota Surabaya untuk selalu menjaga kebersihan. Apalagi Pemkot Surabaya sudah banyak memasang wastafel portable di berbagai titik di Kota Surabaya.
Namun, jika selama ini hanya dianjurkan untuk mencuci tangan, kali ini dianjurkan untuk mencuci wajah, rambu dan telinga juga.
“Kita harus menjaga kebersihan, sekarang tidak hanya cuci tangan, tapi saya berharap juga cuci wajah dan rambut kita usap, telinga juga kita harus usap dengan sabun dan dibilas dengan air yang mengalir, kemudian dikeringkan,” tegasnya.
Oleh karena itu, ia memastikan akan mengganti cairan di wastafel portable dengan sabun-sabun yang bisa digunakan untuk mencuci wajah, tangan, dan rambut.
Ia juga menyampaikan bahwa minimal penggunaan sabun itu sekitar 20 detik, sehingga diharapkan kuman dan virus yang menempel bisa mati dan tidak membuat sakit.
Di samping itu, Risma juga menyampaikan bahwa berdasarkan anjuran dokter, saat ini warga harus selalu menggunakan masker, kapan pun dan dimana pun berada. Sebab, dengan menggunakan masker, maka akan bisa mengurangi 95-100 persen penularan virus Covid-19.
“Dengan menggunakan masker, berarti kita melindungi diri kita dan melindungi teman-teman dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Saya harap warga kota bisa mengikuti imbauan saya ini, karena ini penting untuk kepentingan kita bersama,” pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Pasar Semolowaru Terbengkalai, GNPK Jatim Pertanyakan Proses Persyaratan yang Berbelit-belit
- HUT Jatim Ke-76, Khofifah Serukan Jatim Bangkit dari Pandemi Covid-19 Dan Ekonomi Pulih
- Wisuda 1.150 Selantang, Wali Kota Eri: Surabaya Hebat Tak Lepas dari Peran Lansia