Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menegaskan, menjadi oposisi justru memiliki keuntungan dibanding pro pemerintah. Terutama dalam kebebasan ruang gerak.
- Jokowi Bisa Mainkan Politik Tiga Kaki Dengan Mendukung Ganjar
- Anies The Man With Idea
- DPP Tunjuk Munjidah Wahab Pimpin PPP Jatim
Pernyataan Mardani ini menyusul penilaian PAN yang menyebut ‘merugi’ jika menjadi oposisi. Sebaliknya, di mata PKS, berada sebagai oposisi justru sangat beruntung.
"Kami justru (menilai) yang pro pemerintah sudah penuh sesak. Partai justru perlu ruang gerak yang luas," katanya dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (12/2) malam.
Mardani mengakui, setiap partai punya kebijakan masing-masing. PKS telah memilih berada dalam opisisi untuk mengawal demokrasi.
"PKS mengambil posisi di luar pemerintahan sebagai bagian dari cinta dan melayani negeri agar ada mekanisme check and ballances. Demokrasi Indonesia justru perlu. PKS yakin insya Allah pilihan #KamiOposisi sehat dan baik bagi demokrasi Indonesia," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum PAN 2020-2025 Zulkifli Hasan mengisyaratkan akan bergabung ke pemerintah.
Dalam penutupan Kongres PAN, ia sempat menyinggung mengenai oposisi. Dia menilai PAN akan dirugikan apabila ikut menjadi oposisi seperti PKS.
"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh itu teman kita partai itu akan sangat merugikan kita," kata Zulhas dalam sambutannya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- LBHAM: Tragedi Boyolali Masuk Pelanggaran HAM
- KPU Madiun Tetapkan Pasangan Harmonis Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030
- PDIP Kalau Mau Menang Pilpres 2024 Harus Dukung Kompetisi Tokoh Internal Partai