Upaya mencegah penularan Covid-19 di wilayah Ngawi terus dilakukan mengingat daerah ini masih berstatus orange.
- Ini Jumlah Bantuan yang Dikirim Pemkot Surabaya Untuk Korban Bencana Alam di Jember
- Siap Sambut Pengunjung, KBS Hadirkan Berbagai Atraksi dan Hiburan Selama Libur Lebaran
- Antisipasi Pemudik, Forkopimda Jatim Siapkan Gerai Vaksin di Perbatasan
Labelisasi tersebut menyesuaikan angka penularan virus corona dalam taraf sedang.
Kini, Pemkab Ngawi punya cara agar warga masyarakat patuh terhadap pencegahan Covid-19.
Salah satunya menerapkan sangsi apabila ketahuan tidak memakai masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah.
Arif Setyono, Kasi Penegakan Perda Satpol PP Ngawi menegaskan, ada penyitaan KTP selama 14 hari ketika ada warga sengaja tidak mematuhi protokol kesehatan yakni tidak memakai masker.
"Mulai pekan kemarin ada penerapan sangsi. Sengaja tidak memakai masker untuk sementara KTP nya kita tahan selama 14 hari," ungkap Arif Setyono, Selasa (14/7).
Bahkan kata Arif, pihaknya terus menggelar operasi pemakaian masker dengan sasaran pusat keramaian seperti warung angkringan, restoran, cafe dan pusat perbelanjaan.
Ia meminta kepada semua kalangan untuk taat mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Puncak Hari Guru dan KORPRI 2023, Wawali Armuji Ajak Tingkatkan Dedikasi Membangun Bangsa
- ICMI Jombang Soroti Problem Dangkalnya Moral, Gus Didin: Cendekiawan Tawarkan Ekosistem Penguatan SDM
- Tata Jaringan Kabel Utilitas di Kawasan Kota Lama, Pemkot Surabaya Lakukan Pemotongan Kabel